Written by Devi Wulandari Friday, 12 September 2025 12:09
Jember, 10 September 2025 – Sebanyak 10 siswa yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) MTsN 1 Jember melakukan kunjungan edukatif ke Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember. Kunjungan yang merupakan bagian dari program Wisata Donor ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya donor darah serta proses pengelolaannya.

Kunjungan dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Donor, Attin Mahatma. Dalam paparannya, Beliau menjelaskan secara rinci tentang manfaat donor darah bagi kesehatan pendonor maupun penerima, serta kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa mendonorkan darah. Para siswa terlihat antusias menyimak setiap penjelasan, terutama saat menekankan bahwa setetes darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan nyawa.
Setelah sesi materi, para siswa diajak untuk melihat langsung seluruh rangkaian proses di UDD PMI Kabupaten Jember. Mereka menyaksikan bagaimana proses pendaftaran donor, proses pengambilan darah dari pendonor, pengolahan darah di laboratorium, hingga proses penyimpanan dan distribusi. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata kepada para siswa bahwa proses donor darah melibatkan tahapan yang ketat dan profesional untuk memastikan darah yang diberikan aman dan berkualitas.
Wisata Donor sendiri merupakan salah satu program unggulan UDD PMI Kabupaten Jember yang terbuka untuk sekolah, kantor, dan komunitas. Program ini dirancang untuk mengedukasi masyarakat secara langsung di lapangan, mengajak mereka melihat transparansi dan kerja keras di balik setiap kantong darah yang didistribusikan. Dengan program ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk rutin mendonorkan darah dapat meningkat, sehingga ketersediaan stok darah di Jember selalu tercukupi.
Kunjungan PMR MTsN 1 Jember ini diharapkan menjadi bekal ilmu yang berharga bagi para siswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung praktik di lapangan, memotivasi mereka untuk menjadi agen perubahan yang dapat menyebarkan semangat kepedulian dan kemanusiaan di lingkungan sekolah dan sekitarnya.